Tanda Dari Penyakit Dishidrosis

Tanda Dari Penyakit Dishidrosis

Sudah pernahkah kulit tangan atau kaki kalian berasa gatal dibarengi lepuhan berair yang menjadi tanda dari penyakit dishidrosis?

Kemungkinan itu tanda-tanda dishidrosis. Dishidrosis adalah penyakit yang serang kulit, umumnya pada tangan atau kaki.

Eksim dishidrosis ialah tipe dermatitis atopik yang diikuti dengan munculnya bintil-bintil lepuhan di telapak tangan dan kaki, atau pada antara jemari. Dishidrosis terhitung penyakit kulit yang tidak menyebar.

Gatal disertai Lepuhan Berair? Itulah Tanda dari Penyakit Dishidrosis

Eksim dishidrosis tidak memunculkan infeksi yang membuat kulit pada tangan dan kaki memeras. Tetapi, lepuhan bisa berisi cairan merasa gatal dan perih.

Eksim pada tangan dan kaki ciri khas dishidrosis (atau dishidrotik) tidak bisa sembuh. Bintil lepuhan umumnya bisa pulih dalam tiga minggu, tetapi keadaan ini biasanya kumat berkali-kali. Ini bisa berpengaruh pada retakan dan penebalan kulit.

Ciri Penyakit Kulit Dishidrosis

Istilah klinis yang lain digunakan untuk menerangkan dishidrosis ialah pompholyx dan vesicular eczema. Disamping itu, dishidrotik kerap disebutkan eksim pada tangan dan kaki.

Rasa gatal yang muncul dapat benar-benar mengusik dan membuat penderitanya berasa tidak nyaman. Nah, seperti penyakit kulit dishidrosis ini? Untuk lebih ketahuinya, baca pembahasan berikut ya!

  1. Tanda Dari Penyakit Dishidrosis terjadi di telapak tangan, jemari, atau telapak kaki

Merilis Mayo Clinic, dishidrosis (eksem dishidrotik atau pompholyx) ialah keadaan kulit yang mengakibatkan timbulnya lepuhan kecil berisi cairan yang tercipta di telapak tangan atau segi jemari. Kadang, lepuhan kecil muncul di telapak kaki. Keadaan ini biasanya berjalan seputar tiga minggu dan mengakibatkan rasa gatal yang intensif.

Berdasar info dari situs National Eczema Association, dishidrosis seringkali diketemukan pada wanita. Penyakit kulit ini umum terjadi ke orang dewasa, umumnya di antara 20 sampai 40 tahun.

  1. Tanda Dari Penyakit Dishidrosis yang penting dicurigai

Tiap jenis dermatitis mempunyai tanda-tanda khusus yang serupa, seperti ruam kemerahan merasa gatal. Tetapi, dishidrosis mempunyai ciri-ciri yang lain dibanding tipe eksim yang lain.

Eksim dishidrosis diikuti dengan timbulnya lepuhan/lentingan kecil di kaki dan tangan dengan karakter di bawah ini.

  • Lepuhan ada di tangan, kaki, dan jari-jari. Lebih umum muncul pada bagian ujung, lipatan, dan pinggir jemari tangan, jemari kaki, telapak tangan, dan telapak kaki.
  • Lepuhan memiliki ukuran benar-benar kecil (berdiameter 3 mm atau mungkin kurang) dan umumnya berisi cairan.
  • Lepuhan warna kabur dan dalam. Ada yang rata dengan kulit dan ada yang sedikit mencolok dan tidak gampang pecah.
  • Lepuhan-lepuhan yang kecil menjadi satu dan membuat lepuhan besar.
  • Lepuhan dapat berasa gatal, nyeri, atau mungkin tidak memunculkan tanda-tanda sama sekalipun. Lepuhan makin bertambah buruk jika terjamah air, sabun, atau zat yang membuat iritasi.
  • Menggaruk akan membuat lepuhan pecah hingga kulit berkerak dan pada akhirnya retak. Retakan ini memakan waktu mingguan atau bulanan untuk pulih.
  • Cairan dari lepuhan berawal dari serum darah yang terkumpul antara beberapa sel kulit yang mengalami iritasi.
  • Dalam beberapa kasus, lepuhan dapat dibarengi bengkak kelenjar getah bening yang diikuti dengan timbulnya tonjolan di bawah ketiak.
  • Kuku pada jemari tangan atau jemari kaki yang terserang dapat terlihat berbintik-bintik.

Pada beberapa kasus, lepuhan kulit susah nampak di bagian jemari tangan dan kaki karena struktur kulit yang lebih tebal.

Terkadang, lepuhan yang besar akan tercipta dan berasa sakit. Umumnya lepuhan akan berasa gatal dan mengakibatkan kulit bersisik sampai terkelupas. Tempat eksim yang terkena juga jadi pecah-pecah dan sakit bila disentuh

  1. Pemicu dan factor resiko dishidrosis

Pemicu dermatitis, terhitung dishidrosis, sampai sekarang ini masih belum tahu tentu. Tetapi, beberapa pakar menyangka keberadaannya erat berkaitan dengan kisah keadaan seperti alergi angin-anginan, penyakit dermatitis contact, dan tipe eksim yang lain.

Umumnya kasus yang diketemukan memperlihatkan jika dishidrosis dapat dikelompokkan jadi penyakit turunan. Bila Anda mempunyai keluarga yang alami dishidrosis, kesempatan Anda untuk terserang penyakit ini makin lebih tinggi Beberapa keadaan yang bisa memacu dishidrosis diantaranya:

  • Sering alami depresi.
  • Memiliki kulit peka.
  • Terkena zat penyebab alergi seperti serbuk sari.
  • Tangan dan kaki lembab karena keringat terlalu berlebih atau contact yang kelamaan sama air.
  • Kontak setiap hari dengan benda yang memiliki kandungan logam nikel, seperti kunci, hp, frame kacamata, stainless steel, kancing logam dan resleting.
  • Mengonsumsi makanan memiliki kandungan nikel, seperti kakao, coklat, oatmeal, kacang-kacangan, almond, dan makanan kaleng.
  • Menggunakan barang yang memiliki kandungan kobalt, seperti piring warna biru kobalt, cat dan varnish, perlengkapan klinis tertentu, dan perhiasan.
  • Mengonsumsi makanan memiliki kandungan kobalt, seperti kerang, sayur hijau, hati, susu, kacang-kacangan, tiram, dan daging merah.
  • Terpapar garam kromium yakni material yang dipakai dalam pengerjaan semen, mortar, kulit, cat dan antikorosi.

Sangat memungkinkannya untuk Anda untuk alami dishidrosis bertepatan dengan tipe dermatitis contact yang lain. Penting untuk pahami tipe, tanda-tanda dan penyebab eksim yang kemungkinan Anda punyai supaya Anda bisa mengelolanya dengan lebih bagus.

Salah satu langkah untuk pastikan jika Anda mempunyai dishidrosis dengan konsultasi sama dokter Anda.

  1. Menggaruk kulit beresiko akibatkan infeksi

Dishidrosis memunculkan rasa gatal dan ketaknyamanan. Kerap menggaruk kulit bisa tingkatkan resiko berlangsungnya infeksi. Pertanda kulit yang alami infeksi yakni berasa nyeri, lebam, lepuhan berisi nanah, atau kulit tertutup kerak warna kekuningan.

  1. Penyembuhan untuk dishidrosis

Dokter akan lakukan rangkaian pengecekan di kulit pasien untuk tentukan analisis. Penyembuhan diberi berdasar tingkat keparahan tanda-tanda yang tampil. Diambil dari Mayo Clinic, beberapa opsi penyembuhan untuk dishidrosis yakni:

  • Pemberian cream dan salep kortikosteroid dapat menolong percepat raibnya lepuhan di kulit. Untuk tingkatkan peresapan, kebat tempat kulit yang memiliki masalah dan berikan kompres lembap sesudah memoleskan cream kortikosteroid. Pada kasus yang kronis, dokter kemungkinan memberi resep pil kortikosteroid, seperti prednisone. Harus dipahami jika pemakaian steroid periode panjang dapat memunculkan efek serius.
  • Bila penyembuhan lain tidak efisien, dokter dapat mereferensikan therapy sinar yang menyatukan pancaran cahaya UV dengan obat khusus yang menolong kulit lebih gampang terima dampak sinar itu.
  • Salep imunosupresan atau penekan mekanisme imun. Beberapa obat seperti tacrolimus dan pimecrolimus menolong seorang yang ingin batasi pemakaian steroid. Tetapi, efek obat ini yakni tingkatkan resiko infeksi kulit.
  • Suntikan botolinum toxin. Dokter akan menimbang suntikan ini untuk menyembuhkan kasus dishidrosis yang kronis.
  1. Perawatan yang dapat dilaksanakan di dalam rumah

Kecuali obat dari dokter, perawatan dishidrosis bisa juga dilaksanakan sendiri di dalam rumah. Merilis Healthline, usaha yang dapat dilaksanakan salah satunya:

  • Kompres dingin sisi kulit yang memiliki masalah sepanjang 15 menit. Melakukan 2 sampai 4 kali satu hari bisa menolong kurangi ketaknyamanan karena kulit yang gatal.
  • Mengoleskan salep atau pelembap seperti ketentuan sesudah memakai kompres. Pelembap yang dapat dipakai ialah petroleum jelly, cream lubriderm atau eucerin, minyak mineral dan yang lain.
  • Tidak menggaruk lepuhan di kulit.
  • Hindari penggunaan produk yang dapat membuat iritasi kulit, seperti losion atau sabun yang memiliki kandungan pewangi.
  1. Langkah menahan kambuhnya dishidrosis

Berikut pengubahan pola hidup dan perawatan rumahan yang dapat menolong menahan kambuhnya eksim dishidrosis.

  • Mengompres dingin di bagian kulit yang memiliki masalah.
  • Rutin memakai salep seperti saran dokter.
  • Rutin memoleskan pelembap yang diresepkan dokter atau pelembap alami seperti petroleum jelly, minyak mineral, dan sebagainya.
  • Menghindari makanan yang memiliki kandungan mineral nikel dan kobalt.
  • Tidak menggaruk atau pecahkan lepuhan.
  • Menjaga kebersihan badan dengan teratur membersihkan tangan, tetapi tidak terlalu berlebih.
  • Menghindari contact terlalu berlebih sama air.
  • Menghindari produk perawatan yang bisa mengakibatkan kambuhnya eksim, seperti losion atau sabun yang memiliki kandungan pewangi.

Dishidrosis memang memunculkan tanda-tanda yang paling mengusik, khususnya karena kulit yang terimbas ada pada tangan dan kaki. Pemicunya juga tidak dikenali dengan cara tepat, tetapi ada beberapa factor resiko yang dapat Anda jauhi.

Bila Anda berasa alami tanda-tanda eksim dishidrosis, tidak boleh sangsi untuk berunding sama dokter buat memperoleh perawatan yang tepat. Perawatan akan menolong menahan kambuhnya penyakit

Itu beberapa info tentang dishidrosis, mencakup pemicu, tanda-tanda, resiko kompleksitas, dan penyembuhannya. Bila alami keadaan ini, seharusnya tanyakan ke dokter lebih dulu saat sebelum menyembuhkannya sendiri. Sedapat mungkin tidak boleh menggaruk kulit yang gatal supaya terbebas dari infeksi.

Untuk berbagai jenis informasi tentang dunia kesehatan dapat berkujung pada situs https://beritadokter.com